Suatu Hari Nanti
Ada kalanya hidup terasa seperti ruang tunggu.
Bukan karena tidak ada yang terjadi.
Justru banyak sekali yang sedang berlangsung.
Kita bekerja, bertemu orang-orang baru, kehilangan beberapa hal, menemukan hal-hal lain.
Hari berganti tanpa banyak jeda.
Tetapi di dalam diri, ada sesuatu yang seolah masih menunggu.
Menunggu sebuah jawaban.
Menunggu keadaan membaik.
Menunggu seseorang berubah.
Atau sekadar menunggu hati benar-benar bisa menerima apa yang sudah terjadi.
Dulu aku berpikir semua penantian harus diakhiri secepat mungkin.
Aku ingin segala sesuatu jelas.
Jika ada masalah, harus segera selesai.
Jika kehilangan, harus segera tergantikan.
Jika ada luka, harus segera sembuh.
Belakangan aku sadar, hidup tidak pernah terburu-buru hanya karena kita menginginkannya.
Ada pertanyaan yang baru terjawab bertahun-tahun kemudian.
Ada pertemuan yang baru terasa maknanya setelah semuanya usai.
Ada kegagalan yang ternyata sedang membuka jalan menuju sesuatu yang sama sekali tidak pernah kita rencanakan.
Dan yang paling sering terlambat kita sadari, waktu ternyata tidak selalu mengubah keadaan.
Kadang yang berubah justru diri kita.
Yang dulu terasa tidak bisa diterima, perlahan menjadi sesuatu yang bisa kita ceritakan tanpa sesak.
Yang dulu membuat marah, kini hanya menjadi bagian dari perjalanan.
Yang dulu ingin sekali kita miliki, sekarang bahkan tidak lagi kita cari.
Bukan karena kita lupa.
Melainkan karena hidup diam-diam sedang mengajari kita cara melepaskan.
Mungkin itu sebabnya aku semakin percaya bahwa tidak semua hal harus dimengerti hari ini.
Ada yang memang dititipkan kepada waktu.
Bukan untuk dilupakan.
Tetapi untuk dipahami ketika hati sudah cukup tenang.
Mungkin inilah arti "suatu hari nanti".
Bukan hari ketika semua keinginan akhirnya terwujud.
Bukan pula hari ketika hidup menjadi sempurna.
Melainkan hari ketika kita akhirnya mampu melihat perjalanan ini dengan cara yang berbeda.
Hari ketika kita mengerti bahwa tidak semua doa dijawab dengan "iya",
tidak semua kehilangan berarti hukuman,
dan tidak semua penantian adalah kesia-siaan.
Karena sering kali, yang paling berharga bukan jawaban yang kita dapatkan.
Melainkan pribadi yang dibentuk selama kita menunggu.
Dan kalau hari itu belum datang, tidak apa-apa.
Teruslah berjalan.
Siapa tahu, jawaban yang hari ini terasa begitu jauh, sedang diam-diam mendekat.
Suatu hari nanti.
Komentar
Posting Komentar